0:00 / 0:00
USAI PIDATO DI MUNAS PAN, PRABOWO GERAK CEPAT TINDAKLANJUTI PENDIDIKAN GRATIS HINGGA PERGURUAN TINGGI
Jakarta β Pernyataan Presiden Prabowo Subianto mengenai pendidikan negeri gratis hingga perguruan tinggi mulai memasuki tahap tindak lanjut pemerintah.
Gagasan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri puncak peringatan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta, Jumat, 18 September 2026. Dalam pidatonya, Presiden menyatakan akan segera menggelar rapat terbatas untuk membahas pendidikan negeri gratis mulai dari SD, SMP, SMA hingga universitas negeri.
βBiaya pendidikan negeri, SD, SMP, SMA, universitas negeri harus gratis,β tegas Prabowo dalam acara tersebut.
Pernyataan itu kemudian mendapat tindak lanjut. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menyatakan telah mulai menghitung kebutuhan pembiayaan mahasiswa di seluruh perguruan tinggi negeri sebagai bagian dari kajian untuk menentukan skema penerapan pendidikan tinggi gratis.
Artinya, wacana tersebut tidak berhenti pada pernyataan politik. Pemerintah mulai masuk pada tahap menghitung kebutuhan anggaran dan merancang kemungkinan mekanisme pelaksanaannya.
Namun, pendidikan gratis hingga perguruan tinggi tentu bukan kebijakan sederhana. Pemerintah masih perlu memastikan sumber pembiayaan, mekanisme pemberian subsidi, kapasitas perguruan tinggi negeri, serta keberlanjutan anggarannya.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya juga menegaskan bahwa pemerintah sedang mendorong perluasan akses pendidikan sekaligus memperbaiki sekolah dan fasilitas pendidikan yang rusak serta meningkatkan kesejahteraan dan kompetensi guru.
Jika nantinya dapat diwujudkan secara bertahap dan berkelanjutan, kebijakan pendidikan negeri gratis dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi akan menjadi langkah besar dalam memperluas kesempatan pendidikan bagi masyarakat.
Dari ruang kelas hari ini, pemerintah ingin membangun sumber daya manusia yang akan menjadi kekuatan Indonesia menuju Generasi Emas 2045.
Pendidikan bukan sekadar persoalan biaya. Tantangan berikutnya adalah memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan akses, kualitas pendidikan, fasilitas yang layak, guru yang berkualitas, serta kesempatan untuk melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi.
Jika seluruh tahapan tersebut dapat direalisasikan, agenda pendidikan gratis akan menjadi salah satu bagian penting dari investasi jangka panjang pembangunan SDM Indonesia.
Komentar (0)
Tinggalkan Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!