Erupsi Gunung Dukono yang menelan korban jiwa mendapat perhatian internasional. Pemerintah Singapura menyampaikan apresiasi kepada tim SAR Indonesia atas proses evakuasi yang dilakukan di tengah kondisi berbahaya.

Asia
Arilyanda Auriza
Arilyanda Auriza
4 hari yang lalu 05:45 WIB 10x dilihat

Menteri Luar Negeri Singapura, Vivian Balakrishnan, menyampaikan apresiasi mendalam kepada tim SAR Indonesia atas kerja keras mereka dalam proses evakuasi korban erupsi Gunung Dukono. Pernyataan tersebut disampaikan saat konferensi pers di Jakarta pada 12 Mei 2026. Dalam keterangannya, Vivian menyebut lebih dari 150 personel SAR Indonesia terlibat langsung dalam operasi penyelamatan yang berlangsung di kawasan terdampak erupsi Gunung Dukono, Maluku Utara.

Operasi penyelamatan dilakukan dalam situasi yang sangat berbahaya karena para petugas harus menghadapi medan terjal, hujan abu vulkanik tebal, cuaca buruk, hingga ancaman erupsi susulan yang sewaktu-waktu dapat terjadi. Meski begitu, tim SAR tetap melanjutkan pencarian dan evakuasi demi menyelamatkan para korban yang berada di lokasi pendakian.

Vivian juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya tiga pendaki dalam peristiwa tersebut, termasuk dua warga negara Singapura. Ia mengatakan pemerintah Singapura sangat menghargai dedikasi dan keberanian para petugas Indonesia yang telah bekerja tanpa henti di tengah kondisi darurat. Menurutnya, operasi penyelamatan ini menjadi bukti kuatnya hubungan kerja sama dan solidaritas antara Indonesia dan Singapura, khususnya dalam menghadapi situasi kemanusiaan dan bencana alam.

Pemerintah Singapura berharap seluruh proses penanganan korban dapat berjalan lancar dan situasi di sekitar Gunung Dukono segera membaik agar masyarakat kembali aman dari ancaman erupsi.


Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Copyright © 2025 FEDERASI NOTE — All rights reserved