lagi...!!! kebijakan untuk rakyat Harga Aftur melambung, presiden prabowo malah menurunkan biaya naik haji sebesar 2 juta rupiah.

NASIONAL
Redaksi Federasi note
Redaksi Federasi note
3 hari yang lalu 07:27 WIB 10x dilihat
Harga bahan bakar pesawat (avtur) dunia tengah mengalami lonjakan signifikan dalam beberapa bulan terakhir akibat ketegangan geopolitik dan gangguan pasokan energi global. Kenaikan tersebut berdampak langsung pada biaya operasional maskapai, termasuk penerbangan haji yang setiap tahunnya menjadi salah satu komponen terbesar dalam Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH).

Di tengah tekanan tersebut, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, justru mengambil langkah yang dinilai mengejutkan. Pemerintah memutuskan untuk menurunkan biaya haji tahun 2026 sebesar sekitar Rp2 juta per jemaah dibandingkan tahun sebelumnya.

Keputusan itu disampaikan dalam rapat bersama jajaran kementerian terkait di Istana Kepresidenan. Presiden menegaskan bahwa kenaikan harga avtur dan tiket penerbangan tidak boleh sepenuhnya dibebankan kepada masyarakat, khususnya calon jemaah haji yang telah menunggu antrean bertahun-tahun.

Penurunan biaya tersebut dilakukan melalui efisiensi sejumlah komponen penyelenggaraan, termasuk optimalisasi kontrak layanan di Arab Saudi, negosiasi ulang biaya penerbangan, serta pemanfaatan nilai manfaat dari dana haji yang dikelola pemerintah. Meski harga avtur naik, pemerintah berupaya menjaga agar struktur biaya tetap terkendali tanpa mengurangi kualitas layanan jemaah.

Kementerian Agama menjelaskan bahwa komponen penerbangan memang menyumbang porsi signifikan dalam total biaya haji. Dengan lonjakan harga bahan bakar global, maskapai sempat mengusulkan penyesuaian tarif. Namun pemerintah memilih menanggung selisih biaya tertentu melalui skema anggaran yang sah agar tidak memberatkan jemaah.

Sejumlah pengamat menilai langkah ini sebagai kebijakan populis namun strategis, mengingat kondisi ekonomi masyarakat yang masih dalam tahap pemulihan. Di sisi lain, tantangan fiskal tetap harus diperhitungkan agar kebijakan tersebut tidak menimbulkan tekanan terhadap anggaran negara.

Pemerintah memastikan bahwa penurunan biaya haji tidak akan mengurangi standar pelayanan, mulai dari akomodasi, konsumsi, transportasi di Tanah Suci hingga layanan kesehatan bagi jemaah Indonesia.

Dengan kebijakan tersebut, pemerintah berharap dapat menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan penyelenggaraan ibadah haji tetap berjalan optimal meskipun situasi ekonomi global tengah bergejolak.
lagi...!!! kebijakan untuk rakyat Harga Aftur melambung, presiden prabowo malah menurunkan biaya naik haji sebesar 2 juta rupiah.

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Copyright © 2025 FEDERASI NOTE — All rights reserved